Tes Kepribadian dalam Psikotes Kerja: DISC, EPPS, dan PAPI Kostick

Setelah tes hitungan dan tes logika, banyak rangkaian psikotes ditutup dengan lembar berisi puluhan sampai ratusan pernyataan tentang diri Anda. Inilah tes kepribadian. Berbeda dari tes kemampuan, di sini tidak ada jawaban benar atau salah, dan tidak ada yang perlu dihitung. Justru karena itu banyak peserta bingung: bagaimana cara "mengerjakan" tes yang tidak punya kunci jawaban? Panduan ini menjelaskan tiga format yang sering dipakai dalam rekrutmen di Indonesia, yaitu DISC, EPPS, dan PAPI Kostick, beserta cara menjawabnya dengan tenang dan konsisten.

Diperbarui

Apa yang sebenarnya diukur

Tes kepribadian tidak mengukur kepintaran. Yang digambarkannya adalah kecenderungan Anda dalam bekerja: bagaimana Anda mengambil keputusan, bekerja bersama orang lain, menyikapi aturan, dan merespons tekanan. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan tuntutan posisi yang dilamar.

Karena tuntutan setiap posisi berbeda, tidak ada satu profil yang baik untuk semua pekerjaan. Kecenderungan yang cocok untuk tenaga penjualan belum tentu cocok untuk pemeriksa keuangan, dan sebaliknya. Itulah sebabnya menebak "jawaban yang dicari perusahaan" jarang berhasil: Anda tidak tahu profil yang mereka butuhkan, dan profil itu berbeda dari satu posisi ke posisi lain.

Format DISC: paling dan paling tidak menggambarkan

Pada format DISC yang umum dipakai, setiap nomor berisi empat pernyataan atau kata sifat. Dari keempatnya Anda memilih satu yang paling menggambarkan diri Anda dan satu yang paling tidak menggambarkan diri Anda. Hasilnya dirangkum menjadi kecenderungan pada empat gaya kerja, yang huruf awalnya membentuk nama tes ini: Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance.

  • Setiap nomor harus berisi dua tanda: satu untuk "paling" dan satu untuk "paling tidak". Nomor yang hanya terisi satu tanda tidak bisa diolah.
  • Kedua tanda tidak boleh jatuh pada pernyataan yang sama.
  • Bila keempat pernyataan terasa sama cocoknya, pilih yang paling sering muncul dalam cara Anda bekerja sehari-hari.

Format EPPS: memilih satu dari dua pernyataan

EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) menyajikan pasangan pernyataan, A dan B, lalu meminta Anda memilih yang lebih menggambarkan diri Anda. Jumlah pasangannya banyak, lebih dari dua ratus pada versi lengkapnya, sehingga tes ini terasa panjang. Dari pilihan-pilihan itu disusun gambaran tentang kebutuhan mana yang lebih kuat pada diri Anda, misalnya kebutuhan untuk berprestasi, untuk bekerja teratur, atau untuk bekerja mandiri.

Sejumlah pasangan pernyataan sengaja dimunculkan lebih dari sekali. Jawaban Anda pada pasangan yang berulang itu dipakai untuk melihat konsistensi. Peserta yang menjawab sesuai kebiasaannya akan konsisten dengan sendirinya, sedangkan yang mengatur-atur jawaban cenderung lupa pilihannya sendiri seratus nomor kemudian.

  • Jangan mencoba mengingat jawaban Anda pada nomor sebelumnya. Jawab setiap pasangan apa adanya.
  • Jaga tempo. Dengan jumlah soal sebanyak itu, menimbang satu pasangan terlalu lama membuat Anda kehabisan waktu atau kelelahan di bagian akhir.

Format PAPI Kostick: kecenderungan dalam situasi kerja

PAPI Kostick juga memakai pasangan pernyataan, dan versi yang banyak digunakan berisi sembilan puluh pasang. Bedanya, pernyataan-pernyataannya berpusat pada situasi kerja: cara Anda menyelesaikan tugas, mengikuti atau memimpin, menghadapi perubahan, dan berhubungan dengan rekan serta atasan. Hasilnya memberi gambaran tentang peran yang cenderung Anda ambil dan kebutuhan Anda di lingkungan kerja.

  • Bayangkan diri Anda di tempat kerja atau, bila belum pernah bekerja, dalam tugas kelompok dan organisasi. Jangan menjawab berdasarkan suasana santai di rumah.
  • Pilih satu pernyataan di setiap pasangan, termasuk ketika keduanya terasa kurang tepat.

Cara menjawab ketika dua pilihan sama sulitnya

Kesulitan utama tes berpasangan adalah Anda dipaksa memilih. Kadang kedua pernyataan sama-sama terasa cocok, kadang sama-sama terasa tidak cocok. Hal itu disengaja: format seperti ini dirancang supaya peserta tidak bisa sekadar memilih semua pernyataan yang terdengar baik.

  • Tanyakan pada diri sendiri mana yang lebih sering Anda lakukan, bukan mana yang lebih terpuji.
  • Ingat satu kejadian nyata. Mengingat bagaimana Anda benar-benar bertindak dalam tugas terakhir biasanya langsung memberi jawaban.
  • Ambil keputusan dalam beberapa detik. Kesan pertama umumnya paling mendekati kebiasaan Anda yang sebenarnya.
  • Jangan mengosongkan nomor. Jawaban kosong membuat hasil sulit atau bahkan tidak bisa diolah.

Mengapa tidak perlu mengatur-atur jawaban

Godaan terbesar pada tes kepribadian adalah menjawab sebagai sosok yang dikira paling disukai perusahaan. Ada tiga alasan mengapa cara ini lebih merugikan daripada menguntungkan.

  • Konsistensi ikut dilihat. Gagasan yang sama muncul di beberapa nomor dengan kata-kata berbeda, dan pola jawaban yang saling bertentangan mudah terlihat.
  • Hasil tes dibaca bersama wawancara dan tes lain. Gambaran di atas kertas yang jauh berbeda dari cara Anda berbicara dan bekerja justru menimbulkan pertanyaan.
  • Kalaupun berhasil, Anda diterima untuk pekerjaan yang menuntut cara kerja yang bukan milik Anda, dan menjalaninya setiap hari jauh lebih berat daripada mengerjakan satu tes.

Kesalahan yang sering terjadi

Sebagian besar kesalahan pada tes kepribadian bersifat teknis dan mudah dihindari.

  • Salah mengisi lembar jawaban, misalnya hanya memberi satu tanda pada format yang meminta "paling" dan "paling tidak".
  • Melewatkan nomor, lalu seluruh jawaban berikutnya bergeser satu baris.
  • Terlalu lama menimbang nomor-nomor awal sehingga bagian akhir dikerjakan terburu-buru.
  • Memilih jawaban di tengah-tengah atau selalu memilih pilihan yang sama karena lelah.
  • Mengubah banyak jawaban di akhir tes karena khawatir terlihat kurang baik.

Persiapan yang masuk akal

Tes kepribadian tidak dilatih seperti soal hitungan, tetapi bukan berarti tidak ada yang bisa disiapkan. Mengenal formatnya membuat Anda tidak kehilangan waktu untuk memahami cara mengisi lembar jawaban. Selebihnya adalah soal kondisi: tes ini biasanya ditempatkan di bagian akhir rangkaian, ketika peserta sudah lelah, sehingga tidur cukup dan tempo yang terjaga lebih berpengaruh daripada persiapan apa pun.

  • Baca instruksi pengisian sampai selesai, terutama cara memberi tanda dan cara memperbaiki jawaban yang salah.
  • Pikirkan lebih dulu pengalaman kerja atau organisasi Anda, supaya contoh nyata mudah diingat saat menjawab.
  • Simpan tenaga untuk bagian ini. Jangan menghabiskan seluruh konsentrasi di tes kemampuan lalu mengisi tes kepribadian sekenanya.

Baca juga: Jenis-jenis tes psikotes kerja · Cara mengerjakan tes Wartegg · Persiapan sehari sebelum hingga hari-H

Latih dengan soal yang menyesuaikan kemampuan Anda

Panduan membantu Anda tahu apa yang harus disiapkan, tetapi kecepatan dan ketelitian hanya terbentuk lewat latihan berulang.

Coba 5 soal gratis tanpa daftar · Lihat semua materi psikotes

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah tes kepribadian bisa membuat seseorang tidak lolos?
Hasil tes kepribadian dipakai sebagai salah satu pertimbangan, bersama tes kemampuan, wawancara, dan kebutuhan posisi. Tidak ada jawaban yang salah, tetapi profil yang dihasilkan bisa dinilai lebih atau kurang sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Itu bukan penilaian atas baik buruknya diri Anda.
Bolehkah berlatih tes DISC, EPPS, atau PAPI Kostick?
Mengenal formatnya boleh dan berguna, supaya Anda tidak bingung dengan cara pengisiannya. Yang tidak perlu dilakukan adalah menghafal jawaban tertentu, karena profil yang dicari berbeda untuk setiap posisi dan jawaban yang dibuat-buat mudah menjadi tidak konsisten.
Bagaimana kalau kedua pernyataan sama-sama tidak cocok?
Tetap pilih satu, yaitu yang lebih mendekati kebiasaan Anda. Format berpasangan memang dirancang untuk memaksa pilihan, dan nomor yang dikosongkan membuat hasil sulit diolah.
Berapa lama tes kepribadian berlangsung?
Bergantung pada alat tes dan penyelenggaranya. Format dengan sedikit nomor bisa selesai dalam belasan menit, sedangkan format dengan ratusan pasang pernyataan memerlukan waktu jauh lebih lama. Ikuti batas waktu yang disebutkan pengawas dan jaga tempo sejak awal.

Panduan lainnya