Tes Wartegg: Cara Mengerjakan Delapan Kotak dan Aturannya
Tes Wartegg adalah tes menggambar yang lembarnya berisi delapan kotak. Di setiap kotak sudah ada satu tanda kecil, misalnya sebuah titik, garis pendek, atau lengkungan, dan tugas Anda adalah melanjutkan tanda itu menjadi sebuah gambar. Tes ini tidak punya jawaban benar atau salah. Hasilnya ditafsirkan oleh psikolog bersama hasil tes lain, bukan dinilai dari bagus atau jeleknya gambar. Karena itu panduan ini tidak memberi "gambar yang benar", sebab memang tidak ada. Isinya adalah apa yang akan Anda temui di lembar tes, instruksi yang sering terlewat, dan hal-hal yang sepenuhnya bisa Anda kendalikan.
Diperbarui
Seperti apa lembar tes Wartegg
Lembar tes memuat delapan kotak berukuran sama yang tersusun dalam dua baris, masing-masing empat kotak, dan dipisahkan oleh bingkai hitam tebal. Setiap kotak berisi satu tanda yang berbeda. Sebagian tanda berupa garis lurus dan bersudut, sebagian lagi berupa titik dan lengkungan.
Susunan yang umum dipakai adalah sebagai berikut. Letak persis setiap tanda bisa sedikit berbeda antarcetakan, jadi anggap daftar ini sebagai gambaran, bukan sesuatu yang perlu dihafal.
- Kotak 1: sebuah titik di tengah kotak.
- Kotak 2: garis kecil yang melengkung seperti gelombang.
- Kotak 3: tiga garis tegak yang makin tinggi dari kiri ke kanan.
- Kotak 4: sebuah persegi hitam kecil di dekat sudut.
- Kotak 5: dua garis miring pendek yang saling berhadapan.
- Kotak 6: satu garis mendatar dan satu garis tegak yang tidak bersentuhan.
- Kotak 7: deretan titik yang membentuk lengkungan.
- Kotak 8: sebuah garis lengkung lebar di bagian atas kotak.
Instruksi yang biasanya diberikan
Pengawas akan meminta Anda melanjutkan setiap tanda menjadi gambar. Anda umumnya bebas menggambar apa saja dan bebas memulai dari kotak mana pun. Di luar itu ada beberapa permintaan tambahan yang sering terlewat karena disebutkan sekilas, padahal semuanya ikut dibaca oleh pemeriksa.
- Tanda yang sudah ada harus menjadi bagian dari gambar Anda, bukan diabaikan atau ditutupi.
- Tuliskan nomor urut pengerjaan pada setiap kotak, di tempat yang ditunjukkan. Kotak yang Anda kerjakan pertama diberi angka 1, dan seterusnya.
- Setelah semua selesai, tuliskan nama atau judul setiap gambar di bagian yang disediakan, biasanya di bawah atau di balik lembar.
- Sebagian penyelenggara meminta Anda menandai gambar yang paling disukai, paling tidak disukai, paling mudah, dan paling sulit dikerjakan.
- Gunakan alat tulis yang diminta, umumnya pensil. Tanyakan lebih dulu apakah penghapus boleh dipakai.
Apa yang diperhatikan pemeriksa
Penafsiran tes Wartegg dilakukan oleh psikolog yang terlatih, dan tidak pernah bertumpu pada satu gambar saja. Secara umum, yang diamati antara lain apakah tanda di setiap kotak dimanfaatkan sebagai bagian gambar, apa isi gambarnya, bagaimana urutan pengerjaannya, serta seberapa rapi dan tuntas hasilnya. Semua itu dibaca bersama hasil tes lain dan, sering kali, bersama wawancara.
Di internet banyak beredar daftar "arti setiap kotak" beserta gambar yang disebut paling aman. Daftar seperti itu menyederhanakan proses yang jauh lebih rumit, dan tidak bisa diperlakukan sebagai kunci jawaban. Dua orang yang menggambar benda yang sama bisa ditafsirkan berbeda karena urutan, kerapian, dan hasil tes lainnya juga berbeda.
Hal yang bisa Anda kendalikan
Walaupun tidak ada jawaban benar, ada beberapa hal yang sepenuhnya berada di tangan Anda dan membuat lembar kerja Anda dapat dibaca dengan baik.
- Kerjakan kedelapan kotak. Kotak yang dibiarkan kosong tetap ikut ditafsirkan.
- Satukan tanda ke dalam gambar. Titik bisa menjadi pusat sebuah benda, garis bisa menjadi salah satu sisinya.
- Gambarlah benda yang bisa dikenali, lalu beri judul yang jelas. Judul membantu pemeriksa memahami maksud gambar yang sederhana sekalipun.
- Jaga gambar tetap berada di dalam kotaknya masing-masing.
- Bagi waktu secara wajar. Bila satu kotak terasa buntu, pindah dulu ke kotak lain dan kembali setelahnya.
- Sebelum mengumpulkan, periksa bahwa nomor urut dan judul sudah terisi di kedelapan kotak.
Kesalahan yang sering terjadi
Hampir semua kesalahan pada tes ini berkaitan dengan instruksi, bukan dengan kemampuan menggambar.
- Lupa menuliskan nomor urut pengerjaan, atau baru mengisinya di akhir dengan menebak-nebak urutannya.
- Lupa memberi judul gambar.
- Menggambar di samping tanda sehingga tanda itu tidak menjadi bagian dari gambar.
- Mengosongkan kotak yang terasa sulit.
- Menghabiskan sebagian besar waktu untuk menghias satu gambar, lalu terburu-buru di kotak yang tersisa.
- Menyalin gambar hafalan dari internet. Pengerjaannya cenderung kaku, dan Anda akan kesulitan bila diminta menjelaskan gambar itu saat wawancara.
- Memutar lembar tes ketika instruksi tidak mengizinkannya.
Perlukah berlatih tes Wartegg
Mengenal formatnya lebih dulu itu wajar dan bermanfaat. Peserta yang belum pernah melihat lembar Wartegg sering kehilangan waktu hanya untuk memahami apa yang diminta. Cukup dengan mencoba satu atau dua kali di kertas kosong, yaitu membuat delapan kotak, memberi tanda sederhana, lalu mengubahnya menjadi gambar, Anda sudah tahu rasanya dan tidak akan kehabisan ide di ruang tes.
Yang tidak perlu dilakukan adalah menghafal satu set gambar tertentu. Selain tidak ada kunci jawabannya, gambar hafalan membuat hasil tes ini tidak selaras dengan hasil tes lain dan dengan jawaban Anda saat wawancara. Biasakan saja tiga hal: memanfaatkan tanda, menulis nomor urut sambil bekerja, dan memberi judul.
Baca juga: Jenis-jenis tes psikotes kerja · Persiapan sehari sebelum hingga hari-H
Tes menggambar lain yang sering menyertainya
Tes Wartegg sering diberikan dalam satu rangkaian dengan tes menggambar lain: menggambar orang (Draw-A-Person), menggambar pohon (tes Baum), atau menggambar rumah, pohon, dan orang dalam satu lembar (House-Tree-Person). Prinsipnya sama. Ikuti instruksi dengan tepat, misalnya menggambar orang secara utuh dari kepala sampai kaki dan menggambar pohon berkayu bila itu yang diminta, lalu selesaikan gambar dengan wajar.
Rangkaian tes menggambar biasanya ditempatkan setelah tes kemampuan kognitif dan tes ketelitian yang melelahkan. Sisakan tenaga untuk bagian ini, karena gambar yang dikerjakan asal-asalan karena lelah tetap ikut ditafsirkan.
Baca juga: Tes kepribadian: DISC, EPPS, dan PAPI Kostick · Cara mengerjakan tes Pauli dan Kraepelin
Latih dengan soal yang menyesuaikan kemampuan Anda
Panduan membantu Anda tahu apa yang harus disiapkan, tetapi kecepatan dan ketelitian hanya terbentuk lewat latihan berulang.
Coba 5 soal gratis tanpa daftar · Lihat semua materi psikotes
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah ada gambar yang benar pada tes Wartegg?
- Tidak ada. Tes Wartegg tidak memakai kunci jawaban; hasilnya ditafsirkan oleh psikolog bersama hasil tes lain. Yang bisa Anda pastikan hanyalah mengikuti instruksi: mengerjakan semua kotak, memanfaatkan tanda yang tersedia, serta menuliskan nomor urut dan judul gambar.
- Apakah harus pandai menggambar?
- Tidak. Gambar Anda tidak dinilai sebagai karya seni. Gambar sederhana yang bisa dikenali dan diselesaikan dengan wajar sudah cukup, asalkan tanda di dalam kotak menjadi bagian dari gambar itu.
- Kotak mana yang sebaiknya dikerjakan lebih dulu?
- Bebas, kecuali instruksi menentukan lain. Mulailah dari kotak yang idenya paling cepat muncul, lalu tuliskan nomor urut sesuai urutan pengerjaan yang sebenarnya. Jangan menyusun urutan berdasarkan saran dari internet; catat saja apa adanya.
- Berapa lama waktu untuk tes Wartegg?
- Berbeda antarpenyelenggara. Sebagian memberi batas waktu yang jelas, sebagian lain cukup longgar. Dengarkan aba-aba pengawas, dan bagi waktu secara merata supaya tidak ada kotak yang tertinggal.