Soal Tampak Bangunan: Membaca Denah Menjadi Siluet

Sebuah denah menunjukkan tinggi tumpukan balok di tiap posisi, lalu Anda memilih siluet bangunan itu jika dilihat dari arah tertentu. Soal ini menguji kemampuan berpindah dari pandangan atas ke pandangan samping, dan seluruhnya bisa diselesaikan dengan satu aturan: yang terlihat dari sebuah arah adalah yang tertinggi pada setiap garis pandang.

40 soal berpembahasan · tingkat kesulitan 2–5

Cara mengerjakannya

  1. Tentukan arah pandang lebih dulu, lalu tetapkan mana yang menjadi kiri dan kanan pada siluet. Melihat dari selatan berarti barat berada di kiri.
  2. Untuk setiap kolom pada arah pandang itu, ambil angka tertinggi. Balok yang lebih pendek tersembunyi di belakang yang lebih tinggi.
  3. Tuliskan deret tinggi hasilnya sebagai angka, misalnya 3-1-4-2, lalu cocokkan dengan bentuk pilihan jawaban.
  4. Periksa kembali urutan kiri-kanan. Pilihan jawaban yang salah biasanya adalah deret yang benar tetapi terbalik arahnya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menjumlahkan tinggi dalam satu garis pandang. Yang terlihat adalah yang tertinggi, bukan jumlahnya.
  • Membalik arah kiri-kanan. Melihat dari utara dan dari selatan menghasilkan siluet yang saling bercermin.

Latihan soal dan pembahasannya

  1. Teras bertingkat: Pilih siluet bangunan dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 1 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Dilihat dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 1, 2, 3, 4. Jadi jawabannya Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 1 — psikotes kemampuan spasial
  2. Gerbang dua menara: Pilih siluet bangunan dari timur (kiri ke kanan: selatan → utara). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 2 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Dilihat dari timur (kiri ke kanan: selatan → utara), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 2, 3, 4. Jadi jawabannya Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 2 — psikotes kemampuan spasial
  3. Menara kembar bergeser: Pilih siluet bangunan dari utara (kiri ke kanan: timur → barat). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 3 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Dilihat dari utara (kiri ke kanan: timur → barat), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 4, 4, 2. Jadi jawabannya Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 3 — psikotes kemampuan spasial
  4. Pelataran berbentuk U: Pilih siluet bangunan dari barat (kiri ke kanan: utara → selatan). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 4 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Dilihat dari barat (kiri ke kanan: utara → selatan), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 4, 3, 2, 2. Jadi jawabannya Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 4 — psikotes kemampuan spasial
  5. Sayap bangunan L: Pilih jejak bangunan dari atas dengan utara tetap di atas. Kotak hitam berarti ada kolom; angka denah menyatakan tinggi.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 5 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 1. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 5 — psikotes kemampuan spasial
  6. Paviliun silang: Pilih denah lantai ke-2 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 6 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 2. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 6 — psikotes kemampuan spasial
  7. Tangga diagonal: Pilih denah lantai ke-3 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 7 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 3. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 7 — psikotes kemampuan spasial
  8. Halaman berongga: Pilih jejak bangunan dari atas dengan utara tetap di atas. Kotak hitam berarti ada kolom; angka denah menyatakan tinggi.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 8 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 1. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 8 — psikotes kemampuan spasial
  9. Kompleks tiga sayap: Pilih siluet bangunan dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 9 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Dilihat dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 3, 1, 4, 1, 3. Jadi jawabannya Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 9 — psikotes kemampuan spasial
  10. Atap bertingkat tak simetris: Pilih denah lantai ke-2 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 10 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 2. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 10 — psikotes kemampuan spasial
  11. Benteng bertangga: Pilih siluet bangunan dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 11 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Dilihat dari selatan (kiri ke kanan: barat → timur), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 4, 3, 2, 3, 4. Jadi jawabannya Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 11 — psikotes kemampuan spasial
  12. Lorong tiga puncak: Pilih siluet bangunan dari timur (kiri ke kanan: selatan → utara). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 12 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: E

    Dilihat dari timur (kiri ke kanan: selatan → utara), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 4, 3, 4, 3, 4. Jadi jawabannya Pola E.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 12 — psikotes kemampuan spasial
  13. Observatorium berundak: Pilih siluet bangunan dari utara (kiri ke kanan: timur → barat). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 13 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Dilihat dari utara (kiri ke kanan: timur → barat), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 2, 4, 3, 4, 3. Jadi jawabannya Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 13 — psikotes kemampuan spasial
  14. Galeri sisi barat: Pilih siluet bangunan dari barat (kiri ke kanan: utara → selatan). Angka pada denah adalah tinggi kolom kubus; 0 berarti kosong.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 14 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Dilihat dari barat (kiri ke kanan: utara → selatan), tinggi tiap posisi mengikuti kolom tertinggi pada garis pandang. Urutan tinggi yang terlihat adalah 3, 4, 4, 4, 3. Jadi jawabannya Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 14 — psikotes kemampuan spasial
  15. Kampus bercabang: Pilih jejak bangunan dari atas dengan utara tetap di atas. Kotak hitam berarti ada kolom; angka denah menyatakan tinggi.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 15 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 1. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 15 — psikotes kemampuan spasial
  16. Taman atap berpori: Pilih jejak bangunan dari atas dengan utara tetap di atas. Kotak hitam berarti ada kolom; angka denah menyatakan tinggi.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 16 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 1. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 16 — psikotes kemampuan spasial
  17. Museum dua pelataran: Pilih denah lantai ke-2 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 17 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 2. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 17 — psikotes kemampuan spasial
  18. Menara tingkat tiga: Pilih denah lantai ke-3 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 18 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: E

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 3. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola E.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 18 — psikotes kemampuan spasial
  19. Mahkota lantai empat: Pilih denah lantai ke-4 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 19 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 4. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 19 — psikotes kemampuan spasial
  20. Podium silang lantai dua: Pilih denah lantai ke-2 dengan utara tetap di atas. Kotak hitam hanya pada kolom yang mencapai lantai tersebut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 20 — psikotes kemampuan spasial
    • A. Pola A
    • B. Pola B
    • C. Pola C
    • D. Pola D
    • E. Pola E
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Pertahankan arah denah, lalu tandai hanya sel yang tingginya sedikitnya 2. Sel bernilai lebih kecil tetap putih. Hasilnya persis Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 20 — psikotes kemampuan spasial
  21. Gudang bertingkat: Berapa jumlah seluruh kubus penyusun bangunan?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 21 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 32 kubus
    • B. 30 kubus
    • C. 31 kubus
    • D. 33 kubus
    • E. 34 kubus
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Jumlahkan semua angka pada denah tinggi. Hasilnya 32 kubus, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 21 — psikotes kemampuan spasial
  22. Menara dengan podium: Berapa kubus yang berada di atas lantai ke-2? Kubus pada lantai 1–2 tidak dihitung.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 22 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 13 kubus
    • B. 14 kubus
    • C. 15 kubus
    • D. 16 kubus
    • E. 17 kubus
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Untuk setiap kolom, hitung maks(tinggi − 2, 0), lalu jumlahkan. Hasilnya 15 kubus, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 22 — psikotes kemampuan spasial
  23. Pusat riset berongga: Berapa bidang atas kubus yang terbuka? Setiap kolom tidak kosong menyumbang tepat satu bidang atap.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 23 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 12 bidang
    • B. 13 bidang
    • C. 14 bidang
    • D. 15 bidang
    • E. 16 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Hitung banyak sel denah yang nilainya lebih dari nol. Hasilnya 14 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 23 — psikotes kemampuan spasial
  24. Benteng muka utara: Berapa bidang persegi dinding yang terlihat tepat dari utara? Bagian yang tertutup kolom di depannya tidak dihitung.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 24 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 16 bidang
    • B. 17 bidang
    • C. 18 bidang
    • D. 19 bidang
    • E. 20 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Per lajur, hitung hanya selisih tinggi positif terhadap tetangga di sebelah utara. Hasilnya 18 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 24 — psikotes kemampuan spasial
  25. Kompleks sisi timur: Berapa bidang persegi dinding yang terbuka pada sisi timur bangunan?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 25 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 21 bidang
    • B. 23 bidang
    • C. 22 bidang
    • D. 24 bidang
    • E. 25 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Per sel, hitung selisih tinggi positif terhadap tetangga di timur; di luar denah tingginya nol. Hasilnya 23 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 25 — psikotes kemampuan spasial
  26. Balairung lantai tiga: Berapa petak terisi pada denah lantai ke-3?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 26 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 6 petak
    • B. 7 petak
    • C. 9 petak
    • D. 8 petak
    • E. 10 petak
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Hitung kolom dengan tinggi sedikitnya 3. Hasilnya 8 petak, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 26 — psikotes kemampuan spasial
  27. Kawasan berpagar: Berapa panjang keliling tapak bangunan dalam sisi kotak satuan?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 27 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 26 sisi
    • B. 28 sisi
    • C. 27 sisi
    • D. 29 sisi
    • E. 30 sisi
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Hitung setiap sisi sel terisi yang berbatasan dengan sel kosong atau luar denah. Hasilnya 28 sisi, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 27 — psikotes kemampuan spasial
  28. Panggung siluet selatan: Berapa luas siluet dari selatan dalam petak persegi? Kolom yang berada segaris saling menutupi.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 28 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 20 petak
    • B. 18 petak
    • C. 19 petak
    • D. 21 petak
    • E. 22 petak
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Ambil tinggi maksimum setiap lajur barat–timur, lalu jumlahkan. Hasilnya 20 petak, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 28 — psikotes kemampuan spasial
  29. Blok tersembunyi utara: Berapa kubus yang tersembunyi di belakang siluet jika dilihat dari utara?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 29 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 29 kubus
    • B. 31 kubus
    • C. 30 kubus
    • D. 32 kubus
    • E. 33 kubus
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Jumlah tersembunyi = volume total − jumlah tinggi maksimum tiap lajur. Hasilnya 31 kubus, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 29 — psikotes kemampuan spasial
  30. Gugus menara lantai dua: Pada lantai ke-2, ada berapa kelompok petak terpisah? Petak hanya tersambung lewat sisi, bukan sudut.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 30 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 2 kelompok
    • B. 4 kelompok
    • C. 3 kelompok
    • D. 5 kelompok
    • E. 6 kelompok
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Tandai kolom setinggi ≥ 2, lalu hitung kelompok yang terhubung lewat sisi. Hasilnya 4 kelompok, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 30 — psikotes kemampuan spasial
  31. Selubung paviliun: Berapa bidang persegi pada seluruh selubung luar bangunan, jika bidang yang menempel tanah tidak dihitung?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 31 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 71 bidang
    • B. 69 bidang
    • C. 70 bidang
    • D. 72 bidang
    • E. 73 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Jumlahkan satu bidang atap tiap kolom terisi dan semua selisih tinggi positif pada empat sisinya. Hasilnya 71 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 31 — psikotes kemampuan spasial
  32. Fasad empat arah: Berapa bidang persegi dinding vertikal yang tampak dari keempat arah? Atap dan dasar tidak dihitung.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 32 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 86 bidang
    • B. 87 bidang
    • C. 89 bidang
    • D. 88 bidang
    • E. 90 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Pada setiap sisi kolom, hitung hanya selisih tinggi positif terhadap tetangga atau batas luar. Hasilnya 88 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 32 — psikotes kemampuan spasial
  33. Inti kolom bertumpuk: Berapa pasangan kubus yang saling menempel atas-bawah di dalam kolom yang sama?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 33 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 20 sambungan
    • B. 21 sambungan
    • C. 23 sambungan
    • D. 22 sambungan
    • E. 24 sambungan
    Lihat pembahasan

    Jawaban: D

    Kolom setinggi h memiliki h−1 sambungan vertikal; jumlahkan untuk semua kolom. Hasilnya 22 sambungan, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola D.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 33 — psikotes kemampuan spasial
  34. Balok pembungkus: Berapa kubus tambahan dibutuhkan agar seluruh denah menjadi balok penuh setinggi kolom tertinggi?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 34 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 29 kubus
    • B. 31 kubus
    • C. 30 kubus
    • D. 32 kubus
    • E. 33 kubus
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Cari tinggi maksimum, kalikan dengan banyak petak denah, lalu kurangi volume bangunan sekarang. Hasilnya 31 kubus, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 34 — psikotes kemampuan spasial
  35. Teras bertingkat: Berapa bidang dinding undakan di antara dua petak bertetangga? Dinding pada batas luar tidak dihitung.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 35 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 50 bidang
    • B. 48 bidang
    • C. 49 bidang
    • D. 51 bidang
    • E. 52 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Jumlahkan nilai mutlak selisih tinggi untuk setiap pasangan petak horizontal dan vertikal. Hasilnya 50 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 35 — psikotes kemampuan spasial
  36. Mahkota menara: Ada berapa kolom yang mencapai tinggi maksimum bangunan?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 36 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 2 kolom
    • B. 4 kolom
    • C. 3 kolom
    • D. 5 kolom
    • E. 6 kolom
    Lihat pembahasan

    Jawaban: B

    Tentukan angka terbesar pada denah, lalu hitung berapa kali angka itu muncul. Hasilnya 4 kolom, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola B.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 36 — psikotes kemampuan spasial
  37. Pagar lantai ketiga: Jika bangunan dipotong mendatar tepat pada lantai ke-3, berapa keliling petak terisi pada irisan itu?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 37 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 20 sisi
    • B. 21 sisi
    • C. 23 sisi
    • D. 24 sisi
    • E. 22 sisi
    Lihat pembahasan

    Jawaban: E

    Tandai kolom dengan tinggi sedikitnya 3, lalu hitung sisi batas kumpulan petaknya. Hasilnya 22 sisi, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola E.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 37 — psikotes kemampuan spasial
  38. Sudut fasad timur-laut: Berapa jumlah bidang dinding yang tampak jika fasad utara dan fasad timur dihitung bersama?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 38 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 50 bidang
    • B. 48 bidang
    • C. 49 bidang
    • D. 51 bidang
    • E. 52 bidang
    Lihat pembahasan

    Jawaban: A

    Hitung selisih positif ke tetangga utara dan ke tetangga timur secara terpisah, lalu jumlahkan. Hasilnya 50 bidang, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola A.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 38 — psikotes kemampuan spasial
  39. Lantai bernomor genap: Berapa kubus yang berada pada lantai bernomor genap: 2, 4, dan 6?

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 39 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 20 kubus
    • B. 21 kubus
    • C. 22 kubus
    • D. 23 kubus
    • E. 24 kubus
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Kolom setinggi h memuat lantai genap sebanyak floor(h/2); jumlahkan semuanya. Hasilnya 22 kubus, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 39 — psikotes kemampuan spasial
  40. Kompleks dua halaman: Ada berapa kawasan kosong yang sepenuhnya dikelilingi bangunan? Kawasan yang tersambung ke tepi denah bukan halaman tertutup.

    Soal tampak bangunan dari denah nomor 40 — psikotes kemampuan spasial
    • A. 3 halaman
    • B. 4 halaman
    • C. 2 halaman
    • D. 5 halaman
    • E. 6 halaman
    Lihat pembahasan

    Jawaban: C

    Kelompokkan petak nol lewat sisi dan hitung hanya kelompok yang tidak pernah menyentuh tepi denah. Hasilnya 2 halaman, sehingga jawaban yang tepat adalah Pola C.

    Pembahasan soal tampak bangunan dari denah nomor 40 — psikotes kemampuan spasial

Latih dengan soal yang menyesuaikan kemampuan Anda

Membaca pembahasan membantu memahami caranya, tetapi kecepatan hanya terbentuk lewat latihan berulang.

Coba 5 soal gratis tanpa daftar · Lihat semua materi psikotes

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah bagian yang tersembunyi memengaruhi jawaban?
Tidak untuk pertanyaan siluet. Balok yang lebih pendek di belakang balok tinggi tidak terlihat sama sekali dari arah itu, walaupun tetap ada pada denah.
Bagaimana membedakan tampak depan dan tampak samping?
Keduanya memakai aturan yang sama, hanya berbeda arah pembacaan deret. Tampak depan membaca kolom, tampak samping membaca baris.